Tuesday, July 3, 2012
Rocker Legendaris Jepang Siap Gebrak Jakarta
Rock never die, ungkapan tersebut sedikit mengobati para rocker Indonesia ditengah gempuran musik K-Pop yang kian membumi di nusantara. Untuk mengobati kehausan para rocker akan musik rock, Filharmoni Adiwangsa Tunggal (FAT) akan menggelar Jakarta Rock Fest Japan 2012, di Plaza Barat Senayan, Jakarta Pusat, pada 4 Februari mendatang.
Menurut Eksekutif Produser Jakarta Rock Festival, Dwi Panji Hermawan sekaligus Direktur FAT, konser ini bisa menjadi tontonan alternatif.
"Ini bisa menginspirasi musisi, juga para penggila Japan Rock untuk lebih dekat dengan bintang pujaannya. Percayalah ini merupakan The Biggest Japanese Rock Festival Over," katanya ketika ditemui di Senayan City, Jakarta, Rabu (18/1).
Festival Rock tersebut bakal mengusung grup rock legendaris Jepang seperti Show-Ya, band cadas wanita yang berdiri tahun 1982, yang mengentalkan nuansa J-rock atau Japan Rocks hingga bergema di seluruh dunia. Tidak hanya Show-Ya, Alliance dan Eizo Sakamoto yang lebih dikenal sebagai musisi senior heavy metal Jepang rencananya akan ikut memanaskan kota Jakarta.
Festival Rock yang akan digelar di Jakarta tersebut, tidak hanya memboyong grup maupun solois legendaris dari Jepang. namun grup band lokal, J-Rocks, Garasi dan Rif, juga siap meramaikan festival rock itu. Untuk harga tiket sendiri akan dibandrol di kisaran Rp.165.000 - 200.000 rupiah, guna dapat menyaksikan musisi besar dari negeri matahari terbit tersebut.
J-Rocks: Fans Buat Kita Terinspirasi dan Semangat
Bagi setiap musisi keberadaan fans sangatlah penting. Mereka lah yang menghidupkan suasana sekaligus menghibur rasa lelah di setiap rangkaian tur yang panjang.
Sama halnya bagi J-Rocks, kehadiran fans mendorong mereka untuk tampil bagus dan bersemangat. Pasalnya dukungan mereka sangatlah berarti.
"Kehadiran J-Rocks Star (nama fans) membuat kita terinspirasi dan semangat. Kalau ngantuk lihat J-Rocks Star jadi segar," papar Anton selaku penggebuk drum di JRock.
Kefanatikan para fans juga sangat terlihat dalam J-Rocks. Mereka juga melibatkan dalam banyak hal seperti memberi saran atau sharing apapun untuk band ini. Menurut Anton hal ini sangat membantu untuk J-Rocks sendiri.
"Masih bisa sharing, tentang penampilan baru, lagu baru J-Rocks mereka yang mengkritik. Mereka punya baju dengan logo daerah masing-masing," tukasnya saat ditemui di dahsyat RCTI, Kebon Jeruk, Jakbar
J-Rocks Suka Berbelanja Kostum
Musik dan fashion seakan menjadi kesatuan yang tak terpisahkan bagi J-Rocks. Selain membicarakan aransemen musik, para personel J-Rocks juga membicarakan kostum mereka yang dibuat secara spesial.
Banyak yang menilai bahwa J-Rocks mengiblat pada band-band Japanese rock yang identik dengan Harajukunya. Namun vokalis J-Rocks, Iman mengatakan jika gaya mereka tak sepenuhnya mengacu Harajuku.
"Dibikin spesial dan sesuatu yang berbeda setiap perform. Gaya kita bukan Harajuku, tapi harap maklum," ujar Iman sambil tertawa.
Untuk kostum, para personel J-Rocks memiliki desainer sendiri. Namun terkadang mereka juga berburu di toko-toko untuk mencari pakaian yang diinginkan.
"Hunting, tapi kita juga punya desainer sendiri. Kita itu cowok-cowok yang suka belanja," papar Anton sambil tertawa.
Lebih lanjut Anton menambahkan bahwa mereka tak malu saat berpakaian seperti ini. "PD aja, apa adanya. Dengan seperti itu, mau gaya seperti apa juga orang ngelihatnya pasti nyaman dan suka aja," tukasnya.
J-Rocks Persembahkan Lagu Buat Fans
Di mata J-Rocks, fans sudah termasuk bagian dalam band ini. Keberadaan mereka baik dalam konser sangat membantu sebagai penyemangat. Para keempat personel J-Rocks pun salut dengan dukungan yang diberikan oleh J-Rockstar selama ini.
"Mereka pemberi semangat, pelengkap, seperti vitamin. Fans itu seperti sayur asem, kita sayurnya mereka asemnya," ujar Sony saat dijumpai di Dahsyat RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, beberapa waktu yang lalu.
Lebih lanjut Anton menambahkan, bahwa kedekatan band dengan personel sangat baik. J-Rocks juga tak segan untuk menyapa, menyempatkan diri untuk bertemu dan ngobrol usai tampil.
"Kita selalu menyempatkan diri buat bertemu dan ngobrol sama mereka sebelum dan sesudah manggung, dan itu menjadikan patokan kita untuk perform yang baik karena melihat pengorbanan J-Rockstar jauh-jauh datang untuk melihat," imbuhnya.
Dari kedekatan dan salut atas loyalitas dan dukungan yang mereka berikan, membuat awak J-Rocks mempersembahkan sebuah lagu bagi fansnya. Anton mengatakan bahwa lagu ini tercipta dari inspirasi para fansnya.
"Lagu Bintangku, untuk J-Rockstar. Menceritakan tentang semangat, mimpi untuk menjadi jiwa yang besar," ujarnya yang sering mendapat kisah lucu sekaligus mengharukan dari para fans.
"J-Rockstar banyak yang cinlok sampai nikah sampai punya anak. Kemarin juga ada J-Rockstar yang dari Purwakarta nekat untuk nonton perform kita, tapi dia naik kereta barang. Tapi kita kan juga ada J-Rockstar Bogor, pas di Bogor, J-Rockstar Purwokerto ditolong sama anak-anak J-Rockstar yang dari Bogor," ceritanya.
J-Rocks Tampil Dalam Sebuah Game
Jika kita lihat di luar banyak band-band papan atas yang tampil dalam permainan video game, seperti Metallica, Green Day, The Beatles dan masih banyak lagi. Namun kini sebuah perusahaan game tanah air mengeluarkan sebuah game baru yang melibatkan musisi Indonesia.
Permainan yang bernama Touchjam ini adalah sebuah game yang mendedikasikan untuk menampilkan artis Indonesia dan memperkenalkan musik Indonesia yang tengah populer. Di game ini TouchJam menampilkan J-Rocks sebagai ikonnya.
Lantas seperti apa game ini sendiri? Ini adalah game yang menantang pemainnya untuk mencocokkan nada yang terpampang di layar dengan menggunakan keyboard dengan iringan musik J-Rocks. Game ini dibagi menjadi 3 tingkat kesulitan yaitu: Easy, Medium dan Hard dan setiap levelnya memainkan 2 lagu J-Rocks.
TouchJam feat J-Rocks ini diluncurkan bersamaan dengan kompetisi online pada 17 April dan berakhir pada 29 April 2012. Semua kontestan akan memainkan lagu dari J-Rocks yang disediakan oleh game ini. pada akhir kompetisi, 8 pemain dengan nilai tertinggi akan diumumkan sebagai pemenang.
Permainan ini juga ada hadiahnya lho. Para pemenang akan mendapatkan tiket konser J-Rocks pada 2 Mei nanti. Meskipun tidak dijelaskan secara detil mengenai konsernya, pihak sponsor dari kontes game ini mengungkapkan bahwa konser ini akan menampilkan artis dari Jepang.
Wow penasaran kan? jadi buruan ikuti gamenya di www.jrocks.touchjam.com siapa tahu kalian yang menjadi pemenang.
Iman J-Rocks Terpukau Aksi Marawis Lifestyle
Tatapan heran sekaligus kagum vokalis J-Rocks, Iman nampak jelas saat salah satu kelompok peserta marawis freestyle beraksi di hadapannya. Sesekali pria bernama lengkap Iman Taufik Rachman ini pun mengangguk-anggukan kepala mengikuti irama yang dimainkan.
Apalagi ada satu kelompok peserta mampu secara apik mengkolaborasikan marawis dan unsur musik progressive. Kala dihampiri KapanLagi.com®, wajah puas nampak terpancar dari pria ini usai menjadi juri dalam festival marawis tersebut, Sabtu (19/05). Menurutnya, musik marawis kini tak melulu terpaku pada marawis jaman dulu walau tetap harus mengikuti pakem yang ditetapkan.
[Info untuk Anda: "Semua berita KapanLagi.com bisa dibuka di ponsel. Pastikan layanan GPRS atau 3G Anda sudah aktif, lalu buka mobile internet browser Anda, masukkan alamat: m.kapanlagi.com"]
"Saya suka traffic laju musiknya karena gak terpaku dengan zaman dulu. Bisa dibilang, marawis ini sesuatu yang baru. Semoga dakwah sampai. Ini kreativitas bagus," katanya di Festival Baitul Amin 2012 di Surau Baitul Amin di Bojongsari, Depok.
Walau begitu, laki-laki yang baru kali pertama menjuri lomba marawis freestyle ini mengatakan bila musik itu universal sehingga dapat disisipi unsur musik lain. "Jadi bisa ketemu aja metal campur marawis," sambungnya tersenyum, Sabtu (19/5).
Disinggung apakah unsur marawis akan masuk dalam musik J-Rocks, Iman berkata musik apapun dapat masuk ke dalam J-Rocks. "Musik yang tumbuh dengan kreativitas gak tertutup kita ambil. Yang penting, berkarya," tandasnya.
J-ROCKS
J-Rocks adalah grup musik asal Indonesia yang mengambil aliran Japanese pop/rock dan berdiri sejak tahun 2003.J-Rocks digawangi oleh Iman (vokal, gitar), Sony (gitar), Wima (bas), dan Anton (drum).
Pada tahun 2005, mereka merilis album perdana TOPENG SAHABAT di bawah label Aquarius Musikindo. Mereka juga mengisi dua lagu di album OST DEALOVA yaitu Into the Silent dan Serba Salah.
Dua tahun kemudian, J-Rocks mengeluarkan album kedua, SPIRIT, yang menampilkan bermacam-macam beat dan aliran musik seperti Rock 'n Roll (Juwita Hati), Waltz/ Victorian (Tersesal), Blues, Classic. Pada album kedua ini,J-Rocks menggandeng Prisa.
Musik J-Rocks sempat mendapat kritik karena dinilai meniru band Jepang L'Arc~en~Ciel.
Subscribe to:
Posts (Atom)